Oleh : Drs. Imam Supriyadi, M.Pd.I

Salat tarawih merupakan salah satu amaliyah umat Islam yang dilaksanakan di bulan Ramadan. Rasulullah bersabda bahwa barangsiapa yang menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan penuh iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni.

Di beberapa kajian kitab, tarawih merupakan salat yang hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan dan merupakan salat sunnah muakad. Para ulama berbeda pendapat mengenai pelaksanaan salat tarawih, apakah lebih baik berjamaah ataukah sendiri-sendiri di rumah.

Para ulama juga berbeda pendapat mengenai jumlah rakaat salat tarawih. Umar bin Khattab yang mengawali jamaah salat tarawih sebanyak 20 rakaat ditambah dengan 3 witir. Sedangkan pada masa Khalifah Umar bin Abdul Azis salat tarawih dilaksanakan sebanyak 36 rakaat dengan harapan memperoleh pahala sebanyak umat muslim yang ada di Mekah.

Selain memiliki nilai-nilai ibadah, salat tarawih juga memberikan pengaruh baik untuk kesehatan seperti yang ditelaah oleh para dokter, karena orang yang siang hari tidak makan kemudian berbuka pada sore hari, maka waktu melaksanakan tarawih tubuh akan mengikuti gerakan-gerakan badan yang baik untuk kesehatan.

Semoga di bulan Ramadan ini umat Islam bisa menikmati bulan Ramadan dengan penuh berkah. Semoga kita diberikan kesehatan supaya bisa maksimal dan khusyu melaksanakan ibadah Ramadan.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *